Category

Best Deals

Breakfast

$ 29.00

Espresso

$ 25.00

Beff Spaghetti

$ 27.00

By No Comments

 

bagi sobat yang asli dan besar di Indonesia, pasti sudah tidak asing lagi dengan apa yang dinamakan sambal. sambal telah menjadi menu pelengkap tak terpisahkan saat kita makan, bahkan hampir untuk semua menu.

Rasa pedas dari sambal ini terkadang menciptakan sensasi pedas yang bikin ketagihan dan menambah nafsu makan. Nah, di Indonesia ternyata punya banyak jenis sambal yang harus sobat coba, lho. Penasaran?Yuk langsung saja dicek!

Sambal Bajak

Berbeda dengan cita rasa sambal pada umumnya. Sambal bajak punya rasa pedas manis, sehingga cocok bagi yang kurang kuat dengan pedas. Sambal ini bisa ditemukan di warung makan terutama daerah Jawa Tengah sebagai pelengkap menu gorengan.

Untuk membuatnya tidak perlu repot kok, cukup menumis cabai merah, bawang merah dan tomat merah sampai layu. kemudia di ulek deh sama terasi, garam dan gula merah. Tara~ sambal bajak siap disantap.

Sambal Dabu-Dabu

Untuk sobat yang berasal dari Manado, tentunya sudah gak asing sama sambal yang satu ini. Sambal yang berbahan baku cabai merah, bawang merah, kemangi, cabai hijau, tomat, garam, dan perasan jeruk nipis ini bikin mulut kamu ngerasain sensasi segar yang alami.

Sambal ini biasanya dibuat mentah, sehingga sobat nggak perlu menumis ataupun menggorengnya, cukup diiris-iris kecil saja. Sambal dabu-sabu sangat cocok disandingkan dengan menu seafood bakar.

Sambal Roa

Sambal ini temennya sambal dabu-dabu nih, andalannya orang Manado. Sambal dengan perpaduan suwiran daging ikan roa panggang yang dihaluskan kemudian dicampur tumisan bumbu khas, juga ditambah pelengkap bahan lainnya, membuat sambal yang satu ini spesial banget.

Rasa sedap dan khas ikan roa ini benar-benar membuat sambal ini tak tergantikan deh.  Sambel Roa sangat cocok lo sobat jika dicocol menggunakan pisang goreng.

Sambal Tempoyak

Tempoyak itu apa sih? Tempoyak adalah daging buah durian yang sudah di fermentasi. Banyak yang merasa aneh karena durian hasil fermentasi dijadiin sambal? Tapi ternyata sambal ini punya banyak penggemarnya juga, lho.

Untuk membuat sambal yang satu ini, durian perlu difermentasi selama satu minggu di dalam toples yang rapat. Setelah itu campur deh dengan sambal yang sudah diulek dan tumis. Rasanya? Pedas dan asin bercampur dengan asam dan manis dari durian bercampur jadi satu. Wah, unik ya!

Sambal Bongkot

Sambal yang satu ini saudara dekat dari si sambal matah, karena berasal dari tempat yang sama yaitu Bali. Rasanya pedes pedes sepet dengan wangi terasi gitu deh. Sambal ini biasanya dimakan bersama ayam atau ikan.

Bongkot ini ternyata adalah nama lain dari bahan utama dari sambal itu, yaitu bunga kecombrang. Sambal ini terbuat dari bunga kecombrang yang diiris tipis dan dicampur dengan cabai dan bawang.

Nah, banyak banget bukan sobat sambel dari negara tercinta kita ini.

Yuk Belanjaa!!

Leave a Reply